Minggu, 04 Juni 2017

3 Cara Mudah Menemukan Supplier Untuk Usaha Warung Sembako



3 Cara Mudah Menemukan Supplier Untuk Usaha Warung Sembako
Bagi Anda yang ingin merintis usaha toko kelontong atau sembako baru, mungkin kerap kali menanyakan tempat belanja atau kulakan barang yang tepat untuk mengisi stok toko sembako.

Sebenarnya kita bisa menemukannya dengan mudah, namun karena kurangnya pengalaman sudah pasti menjadi kendala tersendiri yang harus dicari solusinya.

Dua hal penting yang sangat berpengaruh terhadap kesuksesan usaha toko sembako Anda antara lain menentukan lokasi yang strategis, dan mencari supplier toko sembako untuk mengisi stok barang dagangan.

Baca juga: Belanja Grosir Tas, Koper, Dompet, Sepatu, dan Sandal Murah di Tanggulangin - Sidoarjo

Bila Anda sudah menemukan lokasi yang strategis untuk Anda berjualan, selanjutnya adalah mencari supplier toko sembako tersebut.

Menemukan supplier toko sembako yang murah tentu menjadi prinsip yang akan menentukan kesuksesan usaha toko sembako Anda.

Bisa kita bayangkan apabila Anda memperoleh suplai baranya dari suatu agen yang harga belinya lebih mahal ketimbang agen lainnya, efeknya tentu akan mempengaruhi harga jualnya kepada konsumen. Mahalnya harga jual sembako akan membuat toko Anda dijauhi oleh para konsumen.

Oleh karena itu, penting untuk Anda mencari informasi sebanyak-banyaknya mengenai tempat berbelanja barang toko sembako yang murah. Cobalah untuk bertanya-tanya atau survey harga terlebih dahulu di pasar atau agen yang lokasinya berada dekat di sekitar toko Anda.

Berikut ini kami akan membagikan informasi mengenai supplier toko sembako murah yang paling mudah ditemukan sehingga dapat mendukung kesuksesan usaha toko atau warung sembako yang Anda jalani.


1. Kulakan ke Agen atau Toko Grosir

Tempat pertama yang paling mudah untuk kita berbelanja atau kulakan adalah dengan mendatangi agen atau toko grosir sembako.

Biasanya, semakin banyak toko kelontong di sekitar lokasi Anda semakin mudah pula menemukan agen atau toko grosir tersebut.

Agen atau toko grosir terbagi menjadi 3 bila didasarka pada jumlah stok barangnya, antara lain agen besar, agen, dan sub agen.

Bila kita gambarkan dengan alur distribusi menjadi seperti ini:
Distributor  Agen Besar  Agen  Sub Agen.

Toko grosir atau agen pada umumnya dimiliki oleh perorangan. Bila ingin mendapatkan harga paling murah, Anda harus belanja ke Agen Besar, tapi bila tidak memungkinkan setidaknya Anda dapat berbelanja ke Agen.

Anda juga perlu tahu bahwa setiap agen juga biasanya akan menawarkan harga yang berbeda-beda, bisa saja agen yang satu lebih murah, dan agen yang lain lebih mahal. Oleh sebab itu, ada baiknya cobalah berbelanja di beberapa agen untuk melakukan perbandingan harga terlebih dahulu.


2. Kulakan ke Distributor Langsung

Perusahaan ‘consumer goods’ biasanya akan memasarkan produknya melalui distributor untuk selanjutnya dipasarkan kembali ke agen atau toko grosir.

Sebagian besar distributor biasanya hanya memasarkan barang hingga ke tingkat agen saja, namun ada juga sejumlah distributor yang langsung memasarkan barangnya langsung ke pengecer atau retail, yaitu dengan cara mendatangi toko-toko sembako atau toko kelontong.

Distributor ini biasanya akan melakukan kunjungannya secara rutin setiap 1 sampai 2 minggu sekali. Anda akan kesulitan menemukan distributor apabila Anda belum mulai membuka usaha toko sembako tersebut karena biasanya distributor akan langsung mendatangi toko secara langsung.

Belanja ke distributor langsung akan memberi keuntungan untuk Anda, yaitu harga yang ditetapkan biasanya adalah harga resmi yang lebih murah dari pada Anda belanja ke agen.

Keuntungan lainnya adalah bila Anda belanja dalam jumlah tertentu biasanya distributor akan memberikan potongan harga spesial untuk toko Anda.

Contoh beberapa distributor yang sering melakukan kunjungan ke toko-toko pengecer antara lain seperti PT Balina dengan produknya berupa Aqua, Mizone, dan Vit. Kemudian ada juga PT Sukanda Djaya dengan produknya Diamond. Dan juga PT Amerta Indah Otsuka dengan produknya berupa Pocari Sweat.


3. Kulakan ke Sales Keliling

Selain Anda dapat berbelanja ke Agen atau Distributor, supplier berikutnya yang juga sebenarnya sangat mudah untuk ditemukan adalah Sales keliling.

Biasanya ada sales keliling yang menawarkan barang dengan harga murah menggunakan sepeda motor atau mobil.

Namun, bila Anda ingin kulakan barang ke sales keliling pastikan sales tersebut adalah sales resmi dari produsen atau distributor. Ciri-cirinya mereka akan menawarkan barang hanya dari satu produsen saja, seperti Danone, Unilever, Garuda Food, Mayora, Wings Food, dan sebagainya.

Bila sales tersebut menawarkan beberapa barang dari produsen yang berbeda-beda, maka biasanya mereka hanyalah sales freelance dan bukan sales resmi.

Keuntungan yang Anda dapatkan bila berbelanja ke sales resmi sudah pasti harganya lebih murah, dan merupakan harga resmi dari produsen. Jadi, tak perlu khawatir harganya kemahalan. Anda juga harus pandai-pandai menawar untuk mendapatkan harga yang lebih murah lagi.


Nah, itulah beberapa tips atau cara mendapatkan supplier murah dengan mudah untuk usaha toko kelontong Anda. Semoga usaha Anda mendatangkan keuntungan dan berkah yang berlimpah.

3 Cara Mudah Menemukan Supplier Untuk Usaha Warung Sembako Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Aditya Juniarto Pradipta

0 komentar: